Jasa Workover dan Bedanya dengan Well Service

Istilah jasa Workover dan well service ini banyak dipakai dalam proses pengeboran minyak tanah. Kedua istilah itu bahkan sering disandingkan bersama sebagai Work Over dan Well Services yang disingkat menjadi WOWS.

Beda Workover dengan Well Service

Apa itu workover dan well service. Keduanya terkait dengan sumur bor minyak tanah, dan merupakan suatu kegiatan kerja yang dilakukan setelah suatu sumur bor minyak tanah selesai dibangun dan mulai beroperasi. Namun ada perbedaannya. Jika well service itu ialah perawatan atau pemeliharaan sumurnya. Dalam artian sumur minyak bumi tersebut telah tepat benar lokasinya dan potensi minyak buminya masih penuh, hanya saja ada kendala atau gangguan pada alat pengebornya atau pipa penyalur fluidnya, seperti akibat kotoran atau pecah kebocoran dan lain sebagainya sehingga perlu diperbaiki sebagai upaya perawatan dan pemeliharaan sumurnya. Sedangkan workover atau kerja daur ulang ialah lebih pada pembenahan lokasi sumur bor minyak tanahnya. Jadi yang bermasalah ialah sumurnya, bukan peralatan untuk mengebornya atau alat untuk mengalirkan hasil produksinya agar bisa naik ke atas permukaan tanah. Inilah letak perbedaannya.

Proses Pengeboran Sumur Minyak Bumi

Supaya jelas berikut ini perincian lebih lanjut, mengenai pengertian workover dan lain sebagainya. Fungsi pengoperasian sumur minyak bumi tujuannya ialah untuk mempertahankan tekanan dalam reservoir yang terdapat di bagian dalam formasi sumur injeksi, sehingga fluid atau cairan hasil minyak bumi bisa terangkat ke atas permukaan tanah. Nah setelah sumur minyak bumi selesai dibangun dan mulai beroperasi, menghasilkan produksi. Maka cepat ataupun lambat, sumur tersebut akan mengalami fase penurunan produksi atau decline. Adapun penyebabnya bisa beragam. Bisa jadi akibat problem mekanis peralatan yang ada di bagian dalam sumur atau dari reservoirnya, atau adanya kendala lainnya, dengan penyebab yang beragam, seperti akibat aus atau korosi atau terkisi dan lain sebagainya. Sehingga perlu upaya reparasi guna mempertahankan atau juga bisa untuk meningkatkan produksi dari sumur minyak bumi tersebut, agar bisa lancar kembali. Pekerjaan tersebut biasanya dilakukan oleh kontraktor WOWS atau ahli jasa perawatan sumur dan kerja ulang. Kontraktor ini biasanya memiliki peralatan yang portabel seperti rig dan lain sebagainya. Peralatan tersebut dirancang untuk pekerjaan khusus yang dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi agar sumurĀ  produksi bisa menghasilkan produksi sesuai target yang diharapkan. Sehingga lalu muncul istilah rig workover dan lain sebagainya. Jika peralatannya yang bermasalah maka pekerjaan itu disebut well service. Namun jika lokasi sumurnya yang bermasalah, yakni seperti ada kendala lapisan tanah yang menghalangi sehingga produksi menjadi kurang optimal atau sumber minyak buminya bergeser posisi dan lain sebagainya maka pekerjaan itu disebut sebagai workover atau upaya kerja daur ulang.

Wows lebih banyak disukai karena biayanya yang lebih rendah daripada biaya untuk pembuatan sumur baru.