Ilustrasi keuntungan crowdfunding

Pengertian, Cara Kerja Dan Jenis Crowdfunding

Istilah crowdfunding mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang.  Hanya saja perlu diketahui bahwa ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan dana atau modal. 

Pengertian Dan Cara Kerja Crowdfunding

Pada dasarnya crowdfunding merupakan istilah dimana beberapa investor memberikan dana atau modal kepada sebuah bisnis atau proyek.  Artinya sebuah bisnis atau proyek ini akan menerima dana pinjaman atau suntikan modal dari banyak investor sekaligus. 

Nantinya para investor ini akan mendapatkan reward atau imbalan sesuai dengan besar kecilnya kontribusi yang diberikan.  Bahkan ada pula beberapa bisnis yang nantinya akan memberikan sebagian bisnis yang diberikan kepada investor sebagai imbalan. 

Ketahui Jenis – jenis Crowdfunding

Perlu diketahui bahwa crowdfunding sendiri memiliki beberapa jenis,  antara lain :

  • Crowdfunding Investasi

Jenis yang pertama adalah crowdfunding investasi.  Pihak yang memberikan modal atau dana dalam bisnis berperan sebagai investor.  Nantinya investor akan mendapatkan reward berupa saham dari bisnis yang sudah berjalan. 

  • Crowfunding Hadiah

Berikutnya ada crowdfunding hadiah yang mana pihak yang menjadi investor nantinya akan diberikan imbalan oleh proyek atau bisnis yang diberikan modal. Umumnya imbalan yang diberikan tersebut berupa sejumlah uang. 

  • Crowdfunding Pinjaman

Jenis selanjutnya yaitu crowdfunding pinjaman.  Jenis yang satu ini investor memberikan modal kepada sebuah proyek atau bisnis,  namun sistemnya adalah pinjaman.  Sehingga nantinya pihak yang diberikan pinjaman dana berkewajiban untuk mengembalikan dana atau modal tersebut. 

  • Crowdfunding Donasi

Sesuai dengan namanya,  crowdfunding donasi adalah investor yang memberikan dana kepada sebuah proyek atau bisnis dengan dasar donasi atau sumbangan.  Artinya dana yang diberikan tersebut bersifat sukarela sehingga tidak akan diberikan imbalan. Namun bisa saja nantinya investor akan mendapatkan imbalan dalam bentuk yang lain. 

Dengan melihat beberapa jenis crowdfunding yang telah disebutkan diatas,  maka tentunya sudah bisa memberikan gambaran kepada anda bahwa didalam berbisnis atau menjalankan sebuah proyek,  ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan suntikan dana. Dimana salah satunya adalah dari crowdfunding. Jenisnya pun beragam sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing – masing.

Ilustrasi pinjaman kredit

Faktor Penentu Dari Pihak Bank Dalam Menyetujui Pinjaman Kredit

Pinjaman kredit merupakan sebuah kesepakatan peminjaman dana yang dilakukan antara pihak peminjam dengan pihak bank. Seseorang yang ingin mengajukan kredit harus sanggup untuk melunasi hutangnya dengan bunga sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Saat mengajukan kredit biasanya menggunakan jaminan tapi ada juga yang tidak menggunakan jaminan. 

Beberapa poin yang bisa dilihat mengenai pinjaman kredit yaitu berupa peminjaman dana, kesepakatan pelunasan hutang beserta bunga. Dari poin tersebut dapat dijadikan pedoman akan kewajiban seseorang saat mengajukan kredit. Meski terlihat mudah nyatanya pengajuan kredit harus melewati beberapa tahapan. Apa saja yang membuat seorang nasabah bisa menerima pinjaman kredit? 

  1. Karakter

Hal utama yang cukup menjadi pertimbangan saat mengajukan kredit di bank adalah karakter. Sebelum pengajuan kredit diterima, akan ada wawancara antara pihak peminjam dengan customer service. Nantinya customer service akan menanyakan beberapa hal seputar latar belakang hingga gaya hidup sehari-hari. Dengan adanya wawancara tersebut, dapat diketahui karakteristik dari calon peminjam apakah dapat dipercaya atau tidak.

  1. Kemampuan

Selanjutnya adalah seputar kemampuan pengelolaan keuangan dari nasabah. Tidak hanya keuangan pribadi saja tetapi juga keuangan dalam bisnis yang dimiliki. Pihak bank dapat memberikan ‘lampu hijau’ saat nasabah tidak ada permasalahan keuangan.

  1. Modal

Maksud dari kondisi keuangan adalah kekayaan dan aset yang dimiliki dari calon peminjam. Faktor ini biasanya ditujukan bagi orang yang mempunyai suatu bisnis seperti misalnya aset investasi. Dengan mengetahui aset yang dimiliki maka pihak bank dapat menentukan berapa besaran pinjaman kredit yang diberikan. 

  1. Jaminan

Hal lain yang perlu diperhatikan peminjam yaitu masalah jaminan. Saat peminjam tidak mampu mengembalikan pinjamannya maka pihak Bank berhak menyita aset yang telah dijaminkan. Tentu saja jaminan harus sesuai nilainya dengan dana yang dipinjam.

Beberapa faktor tersebut menjadi poin penting dari Bank agar tidak sembarangan memberikan pinjaman. Dengan adanya ketentuan seperti diatas maka pihak Bank dapat menilai jika calon peminjam memang berpotensi. Itulah mengapa tidak semua calon peminjam dengan mudah mendapatkan pinjaman kredit.