Bagaimanakah cara meminimalisir kecelakaan kerja pada inspeksi utilitas bawah tanah?

Pasti anda pernah dengar kecelakaan kerja yang terjadi di proyek galian bawah tanah. Proses inspeksi utilitas bawah tanah memang sangat berbahaya. Untuk meminimalisir kejadian tidak terduga, sangat diperlukan pemahaman aturan keselamatan kerja penggalian dengan baik.

 Kecelakaan terjadi terkadang tidak selalu memiliki gejala awal sehingga sangat susah diprediksi. Oleh sebab itu harus selalu berhati-hati saat proses penggalian. 

Dasar hukum keselamatan dan kesehatan kerja pada penggalian 

Dalam Permenakertrans Nomor 1 Tahun 1980 terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam konstruksi bangunan. Tertera pada pasal 67 tentang penggalian berisikan: 

  1. Setiap pekerjaan, harus dilakukan sedemikian rupa sehingga terjamin dan tidak ada bahaya terhadap setiap orang yang disebabkan oleh kejatuhan tanah, batu atau bahan-bahan lainnya yang terdapat di penggir atau di dekat pekerjaan galian. 
  2. Pinggir-pinggir dan dinding-dinding pekerjaan galian harus diberi pengaman penunjang yang kuat untuk menjamin keselamatan orang yang bekerja di dalam lubang atau parit. 

Hal tidak boleh dilakukan ketika inspeksi utilitas bawah tanah 

Dalam inspeksi utilitas bawah tanah pertama kali harus melakukan pemeriksaan pada galian sebelum memulai bekerja. Apabila pekerja yang kompeten sudah menemukan situasi berbahaya, para pekerja harus tetap dipindahkan demi keselamatannya. 

Berikut hal yang tidak boleh dilakukan pada proses penggalian: 

  1. Menggali bagian paling bawah tanpa penggunaan sistem pendukung yang maksimal. 
  2. Tidak boleh menumpuk benda-benda di dekat sisi galian. 
  3. Tidak menggerakkan peralatan berat ke tempat galian. 
  4. Usahakan menjauhi bekerja dalam situasi yang beracun dan sangat berbahaya contoh kadar oksigen yang kurang dari 19,5% atau kadar oksigen di atas 23,5%. Kondisi lainnya apabila terdapat zat berbahaya yang melebihi nilai ambang batas dari zat pencemar. 
  5. Tidak bekerja pada tempat yang ada air menggenang kecuali kondisi tersebut sudah dipastikan aman dan memiliki sistem izin kerja galian. 
  6. Dalam penempatan jaringan utilitas bawah tanah juga harus diletakkan pada lokasi yang strategis. Oleh sebab itu, selalu dibutuhkan analisis terlebih dahulu sebelum proses penggalian. 

Demikian dasar hukum K3 dalam galian dan juga hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat melakukan inspeksi utilitas bawah tanah. Penggalian bawah tanah tetap harus memperhatikan prosedur pekerjaannya.